COD Kantor Pos

COD Kantor Pos Untuk Toko Online Tanpa Market Place

Inilah cara mendaftar pengiriman COD untuk toko online lewat kantor Pos Indonesia cocok untuk yang jualan di Instagram dan Whatsapp tanpa harus lewat market place.

Jika Anda saat ini memiliki usaha toko online baik untuk berjualan baju, makanan, kerajinan, spare part, alat-alat kesehatan, produk kencantikan dan juga lainnya maka sebaiknya menyediakan beberapa metode pembayaran yang memudahkan calon pembeli.

Trend COD Toko Online

Dari pengalaman saya pribadi dalam menjual kaos bus di JF Autowear, trend perilaku pembeli ditoko online saat ini lebih suka belanja menggunakan sistem Paylater (cicilan) dan juga sistem bayar ditempat atau COD.

Jadi untuk meningkatkan penjualan Toko Online yang berjualan di Instagram atau melalui whatsapp saja, bisa menggunakan sistem COD ini tanpa harus melalui Market Place (Shopee, Tokopedia, Bukalapak atau Lazada).

Baca Juga : Tools Instagram Untuk Kepoin Kompetitor

Keuntungan COD

Segala kemudahan diberikan untuk meningkatkan minat pembeli sehingga terjadi closing yang lebih banyak karena keutungan yang akan dirasakan oleh calon pembeli.

Salah satu faktor calon pembeli gagal melakukan transaksi dikarenakan sistem pembayaran yang mereka tidak dapat lakukan, misalnya pembeli harus melakukan transfer (ATM/Mobile Banking) dan kurangnya pengetahuan menggunakan aplikasi market place.

Namun bukan berarti pembeli yang tidak dapat melakukan transaksi tersebut membuat gagal Anda untuk mendapatkan closing dari penjualan. maka solusinya ya COD (Cash On Delivery).

  • Pembeli dapat melakukan pembayaran ketika barang sampai
  • Pembeli tidak takut tertipu oleh toko online karena barang datang kerumah setelah itu baru dibayarkan
  • Pembeli dapat melakukan pembayaran kepada kurir dengan uang cash
  • Keuntungan bagi seller : Minat pembeli meningkat
  • Seller akan lebih banyak closingan

Resiko COD

Perlu Anda ingat, meski sistem bayar ditempat memudahkan calon pembeli untuk melakukan pembayaran namun resiko gagal dibayar juga cukup tinggi.

Solusi agar COD Sukses adalah, memastikan calon pembeli Anda adalah orang yang sudah benar-benar meyakinkan untuk membayar.

Dan jangan pernah bosan untuk mengingatkan pembeli standby dirumah dan mengangkat telpon / whatsapp ketika kurir mengantarkan paket.

Selain dari pada itu, tingkat kesuksesan dari sistem COD adalah kurir yang mengantar barang kepada calon pembeli, pastikan kurir menghubungi calon pembeli dan mengantar ulang hingga 2-3 kali dan memastikan paket diterima oleh calon pembeli.

Dari pengalaman saya, biasanya kegagalan terletak pada kurir yang mengantarkan paket, karena ketika calon pembeli tidak ada dirumah atau tidak dapat dihubungi satu atau dua kali, kemudian dianggap pengiriman gagal dan barang langsung diretur.

Jadi tips yang biasa saya lakukan adalah, memberikan keterangan yang ditempel pada paket sebagai pengingat kepada kurir yang mengantar agar jangan buru-buru dianggap gagal 😀

Alasan COD Market Place Kurang Diminati

Tidak semua calon pelanggan terbiasa dengan sistem market place, biasanya dikarena harus mendaftar akun dan juga wajib install aplikasi.

Jadi hal ini yang menghambat penjualan COD ketika harus melalui pihak ketiga (market Place), nah alesan inilah yang dapat disolusikan dengan COD langsung dengan ekspedisi.

Sistem COD Pos Indonesia

Hampir semua ekspedisi kini sudah menyediakan sistem COD mandiri untuk toko online, baik J&T, JNE atau pun kantor Pos Indonesia, dan kesempatan ini saya ingin membagikan cara mendaftar dan menggunakan COD / Bayar ditempat Pos Indonesia.

Biaya COD Kantor Pos Indonesia

Dari pengalaman saya pribadi, tarif / biaya COD yang diberikan oleh kantor pos terhitung paling murah, karena Anda akan dibebani 1% saja untuk fee kurir (diluar ongkos/tarif pengiriman).

Selain dari pada itu, beban biaya 1% ini dapat Anda atur untuk dibebankan ke buyer atau ke seller, tergantung kebijakan toko online Anda.

Cara Daftar COD Kantor Pos Indonesia

Untuk dapat menggunakan sistem Bayar Ditempat atau COD kantor Pos maka Anda wajib mendaftarkan sebuah akun dan menyiapkan persyaratan sebagai berikut:

Syarat Daftar COD Kantor Pos

Beberapa persyaratan yang Anda perlu siapkan untuk layanan COD Kantor Pos Indonesia.

  • KTP (Foto copy / Scan)
  • Nomor HP Aktif
  • Email aktif
  • Daftar Akun PGM (Pos Giro Mobile)
  • Daftar Akun Qposin

Aplikasi COD Kantor Pos

Ada dua aplikasi yang Anda perlu download dan install yaitu PGM (Pos Giro Mobile) dan Qposin AJA untuk dapat menggunakan sistem bayar ditempat dari kantor Pos.

PGM (Pos Giro Mobile)

Pos Giro Mobile adalah aplikasi rekening elektronik dari kantro Pos yang berguna untuk menerima pembayaran dari transaksi berhasil COD Anda, meskipun banyak fasilitas lainnya sebagai berikut:

  1. Rekening Anda tidak akan dibebani dengan biaya administrasi. It’s free, period.
  2. Saldo giro Anda bebas dari bunga uang.
  3. Tiba-tiba Anda perlu uang tunai, Anda tidak perlu khawatir. Selain di Kantorpos, Pos Indonesia telah bekerja sama dengan Indomaret untuk penarikan uang tunai dari saldo rekening Anda.
  4. Ada uang lebih, bisa Anda setor tentunya ke dalam Posgiro Mobile. Kami telah bekerja sama dengan 5 major bank untuk mempermudah penyetoran Anda. Bank BNI 46, BNI Syariah, Bank BTN , Bank BCA, Bank Mandiri.
  5. Pemindahbukuan antar rekening giro tanpa biaya admin, dengan fitur QR Code proses jadi lebih mudah.
  6. Kirim uang ke sanak famili di daerah, tapi mereka belum memiliki rekening giro juga bisa. Fitur wesel instan bisa Anda gunakan, untuk kondisi apapun. Penerima bisa cairkan langsung ke Kantorpos.
  7. Belanja online mudah, kami provide pembayaran marketplace seperti : Bukalapak, Elevania, Matahari Mall, Blibli dot com, Tokopedia
  8. Tagihan air, listrik, cicilan kendaraan bermotor, asuransi dan kartu kredit Anda semua bisa dibayarkan di Posgiro Mobile. Kami memiliki 450 mitra bill payment, kenapa harus repot kesana sini kalo semua sudah ada dalam satu aplikasi.
Panduan Membuat Akun PGM
  • Download Aplikasi PGM (Pos Giro Mobile) Android
  • Daftar akun / registrasi menggunakan email, nomor HP, dan juga Nomor KTP
  • Setelah mendaftar Anda wajib melakukan aktivasi dengan memasukan kode OTP yang dikirim ke email dan SMS.
  • Setelah aktif maka Anda sudah memiliki akun PGM

*Untuk Aplikasi PGM di iOS masih dalam pengembangan

Namun jika Anda sebagai merchant atau penjual toko online harus merubah akun PGM Anda dari yang biasa menjadi akun PGM Reguler.

Agar setiap barang yang sudah diterima dan dibayar oleh pembeli maka secara otomatis uang akan masuk ke rekening Giro Anda dan nantinya dapat Anda tarik, berikut cara merubah akun PGM Reguler.

Cara mendaftar Akun PGM Reguler
  • Siapkan akun PGM Anda
  • Siapkan foto KTP / Fotocopy
  • Pengajuan melalui kantor pos terdekat ditempat Anda
  • Tunggu hingga proses pengajuan diterima oleh kantor pos pusat
  • Jika sudah aktif maka nomor PGM reguler Anda harus dihubungkan dengan akun QPOSIN AJA milik Anda.
Akun PGM Reguler

Setelah akun Giropos Anda aktif dan sudah berubah menjadi Giropos Reguler, maka Anda sudah dapat menerima transaksi dari penjualan dengan sistem COD.

Qposin AJA

Qposin AJA adalah platform yang berguna untuk booking / input orderan agar masuk ke sistem kantor Pos, cara input pesanan dapat dilakukan melalui web browser PC atau menggunakan aplikasi QPosin AJA.

Qposin AJA Aplikasi

Jika menggunakan aplikasi Qposin Aja silakan ikuti panduannya berikut ini.

Qposin AJA Web Desktop
  • Untuk menggunakan Qposin versi desktop silakan menuju halaman Web
  • Silakan login menggunakan email dan juga Password dan masukan juga kode captcha.

CATATAN PENTING : Untuk login Qposin Aja melalui browser web Anda harus memasukan Password hasil GENERATE dari aplikasi, bukan Password aplikasi.

Caranya Login QPosin AJA Desktop sebagai berikut ini:

  • Menuju halaman Qposin Disini
  • Isi email Anda
  • Buka aplikasi Qposin dari handphone Anda (masuk dengan PIN)
  • Pilih menu Generate Password Web
  • Isi Password dari Aplikasi Qposin tadi ke password web.

Secara kemanan memang akan jauh lebih aman ketika password dibuat hasil dari generate aplikasi, namun cara ini sebenarnya kurang simple karena setiap login web desktop harus memasukan password baru hasil generate.

Cara Input Orderan COD Melalui Web Desktop

Untuk input order pesanan COD silakan ikuti panduannya berikut ini.

  • Login ke QPOSIN AJA
  • Setelah masuk kehalaman dashboard
  • Pilih menu ORDER
  • Isi data PENGIRIM (Toko Anda)
    • Agar lebih mudah lengkapi data pada profil sehingga tidak perlu menulis berulang-ulang, dan saat input centang “Gunakan Alamat diprofil saat pendaftaran”
  • Isi data PENERIMA
    • PENTING : Pada bagian alamat baris kedua (Desa/Kelurahan/Kecamatan) wajib mengisikan hingga muncul list yang harus Anda pilih. Karena data ini untuk penghitungan ongkos kirim.
  • Isi data KIRIMAN
    • Jika menggunakan fasilitas COD wajib masukan kategori Paket dan Nilai Barang
  • Kemudian Klik CEK TARIF
  • Setelah muncul tarif Anda dapat langsung ORDER
    • Terdapat pilihan pilihan FREE Ongkir jika ingin memberikan ongkos gratis
    • Terdapat pilihan Free Admin 1% jika Anda ingin menanggung biaya Fee
    • Biarkan semua kosong jika ongkir dan fee admin ingin ditanggung pembeli
  • Jangan berpindah dulu, silakan scroll keatas, terdapat pilihan cetak label dan juga cetak invoice. Anda wajib menggunakan label dari QPOSIN AJA karena terdapat nomor PON (Pos Order Number) yang nanti akan discan / di input oleh petugas pos.
  • Setiap paket yang sudah diterima oleh pembeli maka Anda akan mendapatkan notifikasi diaplikasi Pos Giro Mobile (PGM).

Penarikan Dana COD Kantor Pos

Anda dapat melihat status pesanan order COD kiriman, baik menggunakan aplikasi atau web browser, selanjutnya yang paling penting adalah cara penarikan hasil penjualan / withdraw.

Penarikan dana dapat dilakukan secara transfer dan Tunai dibeberapa penyedia dengan minimum penarikan adalah Rp. 50.000:

  • Agen Pos / Loket pos (tanpa biaya admin)
  • Indomaret (biaya admin Rp. 5.000)
  • ATM BCA
  • Transfer ke Rekening Bank
    • BRI
    • BANK MANDIRI
    • BANK EKSPORT INDONESIA
    • BNI 46
    • DANAMON
    • PERMATA
    • BCA
    • BII
    • CIMB NIAGA
    • UOB
    • LIPPO
    • DLL

Penarikan dana Pos COD PGM melalui Indomaret

Penarik dana COD Pos Indonesia melalui indomaret minimal adalah Rp. 50.000 dan maksimal Rp. 1.000.000 namun sebelumnya ada harus melakukan request penarikan

  • Pilih menu Penarikan
  • Pilih Merchant/ tempat penarikan tunai
  • Pilih Indomaret
  • Masukan nominal (Min Rp. 50.000, mak Rp. 1.000.000)
  • Klik Lanjut
  • Masukan PIN PGM Anda
  • Anda akan mendapatkan nomor TOKEN (Silakan Capture / Catat)
  • Datang ke Indomaret
  • Tunjukan nomor TOKEN dan Nomor Handphone yang terdaftar di aplikasi PGM
  • Anda akan dikenai biaya admin sebesar RP. 5.000

Penarikan dana COD Pos PGM melalui ATM BCA

Untuk penarikan dana PGM di ATM Anda wajib datang ke lokasi mesin ATM yang memiliki fitur Cardless Transaction atau Transaksi Tanpa Kartu.

  • Pilih menu Penarikan
  • Pilih Merchant/ tempat penarikan tunai
  • Pilih ATM BCA
  • Masukan nominal (Min Rp. 100.000, mak Rp. 1.000.000)
  • Klik Lanjut
  • Masukan PIN PGM Anda dan OK
  • Anda akan mendapatkan nomor Pelanggan dan Kode Transaksi (Silakan Capture / Catat)
  • Datang ke mesin ATM (Cardless Transaction/ Transaksi Tanpa Kartu)
  • Pilih menu di mesin ATM Cardless Transaction/ Transaksi Tanpa Kartu
  • Masukan Nomor Pelanggan Anda
  • Masukan Kode Transaksi yang sudah Anda buat sebelumnya
  • Klik BENAR
  • Tunggu hingga muncul berhasil
  • Dan uang dapat akan keluar dari mesin ATM
  • Catatan transaksi ini akan dikenai biaya admin Rp.5.000

Nah itu tadi informasi mengenai COD (Cash On Delivery) dari kantor Pos Indonesia yang akan banyak membantu Anda dalam meningkatkan penjualan toko online.

Jika informasi ini bermanfaat silakan Anda bagikan namun jika ada pertanyaan silakan tinggalkan komentar.

Baca Juga :

5/5 - (11 votes)
Exit mobile version